Deklarasi ASEAN dalam Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik (EV) Regional
01 November 2023 | . admin-artha
01 November 2023 | . admin-artha

Para pemimpin ASEAN mengeluarkan deklarasi yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik regional. Deklarasi tersebut menyerukan agar wilayah ASEAN menjadi pusat produksi kendaraan listrik global guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di ASEAN. Negara-negara ASEAN memiliki hal-hal penting yang diperlukan sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik yang berkembang pesat. Deposit nikel terbesar di dunia terdapat di Indonesia, negara terbesar di ASEAN. Indonesia juga merupakan produsen utama timah dan tembaga yang penting untuk baterai kendaraan listrik. Upaya kolaboratif antara sektor publik dan swasta sangat penting untuk inisiatif ini, karena masukan dari sektor swasta diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan oleh industri kendaraan listrik.
Deklarasi ini menekankan pentingnya penyelarasan standar kendaraan listrik regional untuk kelancaran perdagangan lintas batas dan interoperabilitas serta pengembangan sumber daya manusia melalui program pelatihan dan sertifikasi. Inisiatif-inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang adil dan terhubung dengan baik di pasar yang kini didominasi oleh produsen kendaraan listrik Korea Selatan dan China.
Selain itu, negara-negara ASEAN juga telah sepakat untuk mengoptimalkan produksi dan pemanfaatan bahan dan sumber daya berkelanjutan untuk mencapai penciptaan nilai yang lebih tinggi dalam rantai pasokan kendaraan listrik di kawasan dan mendorong penggunaan energi terbarukan di kawasan. Dalam bisnis yang berkembang pesat ini, hal ini akan memperkuat reputasi dan keunggulan kompetitif kawasan. Selain itu, ASEAN diproyeksikan memiliki perkiraan nilai pasar kendaraan listrik sebesar 2,7 miliar USD pada tahun 2027.

